Kamis, 15 September 2016

Pengenalan Bahasa Pemograman C++

PENGENALAN C++


SEJARAH C++ 

Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell 
Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National 
Standard Institute). Pertama kali, prototype C++ muncul sebagai C yang 
dipercanggih dengan fasilitas kelas. Bahasa tersebut disebut C dengan kelas 
( C wih class). Selama tahun 1983-1984, C dengan kelas disempurnakan 
dengan menambahkan fasilitas pembebanlebihan operator dan fungsi yang 
kemudian melahirkan apa yang disebut C++. Symbol ++ merupakan operator 
C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini 
merupakan versi yang lebih canggih dari C. 
Borland International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++. 
Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode 
C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan 
DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows. 
Selain Borland International, beberapa perusahaan lain juga merilis 
compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++. 
Contoh Program C : 
# include 
Main ( ) 

Char pesan [ ] = “Hai, C programmers !” ; 
Printf (pesan) ; 
Return 0 ; 

Contoh Program C++ : 
# include 
Main ( ) 

Char pesan [ ] = “Hai, C programmers !” ; 
Cout << pesan ; 
Return 0 ; 


TENTANG C++ 

C++ diciptakan untuk mendukung pemrograman berorientasi pada 
objek (Object Oriented Pragramming/OOP) yang tidak dimiliki C. sementara C 
merupakan bahasa pemrograman terbaik dilingkungannya, bahasa ini tidak memiliki kemampuan OOP. Reputasi C tidak diragukan lagi dalam 
menghasilkan program .EXE berukuran kecil, eksekusi yang cepat, 
antarmuka (interfacing) yang sederhana dengan bahasa lain dan fleksibilitas 
pemrograman. Apa yang membuat C tampak sukar dipelajari mungkin karena 
tiadanya pemeriksaan tipe. Sebagai contoh, dapat mencampur bilangan bulat 
dengan string untuk menghasilkan karakter. Namun, justru dsitu letak 
fleksibilitas C, dapat mengolah data C sebebas mengolah data dalam bahasa 
assembly. 

BORLAND C++ 

Dibandingkan compiler C++ yang lain, Borland C++ memiliki 
keunggulan terutama dalam hal kecepatan dan efisiensi kompilasi. Disamping 
itu, Borland C++ mendukung beberapa system operasi yaitu DOS, Windows 
16bit (Window 3.0) dan windows 32 bit (Windows NT). Meskipun demikian 
compiler Borland C++ juga memiliki kelemahan bila dibandingkan compiler 
C++ yang lain, misalnya : pemrograman dengan Borland C++ terutama yang 
menyangkut tampilan jauh lebih sulit daripada pemrograman dengan 
Microsoft Visual C++. 

STRUKTUR BAHASA C++ 

Program C maupun C++ selalu tersusun dari 4 (empat) bagian utama, yaitu : 
1. Bagian komentar yang ditandai dengan symbol // dan pasangan /* … */ 
2. Bagian pengarah compiler yang ditandai dengan symbol # 
3. Bagian deklarasi 
4. Bagian definisi 

BAGIAN KOMENTAR 
Program yang baik pada umumnya diberi komentar yang akan membantu 
orang lain maupun pembuat program itu untuk memahami program yang 
dibuat. Dalam C atau C++ setiap tulisan yang diapit oleh symbol /* … */ atau 
setiap baris yang dimulai dengan symbol // dianggap komentar. C++ tidak 
mengizinkan komentar bersarang ( nested comment), namun Borland C++ 
lebih fleksibel dalam hal ini. 
Contoh C++ menggunakan komentar: 
/* FIRST.CPP */ 
/* Program C++ pertamaku */ 
// Praproses 
# include 
Void main ( ) 

Char pesan [ ] = “Hello, C++ programmers!” ; 
Cout << pesan ; 
Return 0 ; 

Pada Borland C++ dapat menggunakan komentar bersarang asalkan opsi cek 
Nested comments pada menu Options/Compiler/Source dipilih. 

BAGIAN PENGARAH KOMPILER 

Contoh program C++ : 
# include 
Void main ( ) 

Char pesan [ ] = “Hello, C++ programmers!” ; 
Cout << pesan ; 
Return 0 ; 

Merupakan statement praprosesor, disebut juga pengarah compiler karena 
berfungsi mengatur proses kompilasi. 
IOSTREAM.H merupakan file program yang mengandung deklarasi kelaskelas 
yang diperlukan oleh objek cout. File-file dengan ekstensi .H yang berisi 
deklarasi fungsi-fungsi standar C ini, disebut secara umum sebagai file 
header. 
Beberapa pengarah compiler adalah : 
1. # define 
2. # include 
3. # if, # else, # elif, # endif 
4. # ifdef, # ifndef 

PENGARAH KOMPILER # DEFINE 
Untuk mendefinisikan suatu pengenal / konstanta yang nantinya akan 
digantikan oleh praprosesor saat program dikompilasi. 
Contoh Program : 
# define SIZE 30 
Int array [SIZE] ; 
For (register int i = 0 ; i < SIZE ; i++) 

Cout << array [ i ] ; 

PENGARAH KOMPILER # INCLUDE 
Berfungsi membaca file program tertentu dan mengikutsertakan file tersebut 
dalam proses kompilasi. Nama file yang dimaksud harus diapit symbol ‘ < ‘ 
dan ‘ > ‘ atau tanda kutip dua ( “ … “ ). 

PENGARAH KOMPILER # IF, # ELSE, # ELIF, # ENDIF 
Digunakan untuk memilih bagian program yang akan dikompilasi. Kompilasi 
cari ini disebut kompilasi bersyarat dan program yang baik biasanya 
memanfaatkan teknik ini. 

PENGARAH KOMPILER # IFDEF, # IFNDEF 
Digunakan juga dalam kompilasi bersyarat. # Ifdef dapat dibaca : ‘jika 
didefinisikan’ dan # ifndef dapat dibaca : ‘jika tidak didefinisikan’. 
Pengarah compiler ini sering digunakan untuk menandai bahwa suatu file 
sudah diikutsertakan dalam kompilasi 

BAGIAN DEKLARASI DAN DEFINISI 
Semua program C pada dasarnya tersusun dari rangkaian 
pemanggilan fungsi yang bekerja atas sekelompok data. Selain pemanggilan 
fungsi, program C mengandung komponen lain yang disebut statement. 
Statement C ada dua, yaitu : statement yang tidak dapat dieksekusi / non 
executable ( bila dikompilasi tidak menghasilkan kode objek dan biasanya 
digunakan untuk mengatur alur program), dan statement yang dapat 
dieksekusi / executable (bila dikompilasi akan menghasilkan kode objek). 
Setiap pemanggilan fungsi maupun statement executable dalam C harus 
diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ). 
Contoh program C++: 
# include 
Void main ( ) 

Char pesan [ ] = “Hello, C++ programmers!” ; 
Cout << pesan ; 
Return 0 ; 

Dalam contoh program C++ diatas, Return merupakan contoh 
statement executable yang menginstruksikan agar suatu fungsi 
mengembalikan nilai balik tertentu. Contoh statement non executable adalah : 
If, else, dan while. 
Main ( ) merupakan contoh fungsi, sedangkan pesan adalah contoh 
data. Baik data maupun fungsi harus dideklarasikan. Data perlu 
dideklarasikan agar compiler tahu berapa byte memori yang harus disediakan 
untuk data yang bersangkutan, sedangkan fungsi perlu dideklarasikan agar 
compiler dapat memeriksa ketepatan pemanggilan fungsi yang bersangkutan. 
Deklarasi fungsi sering disebut pula prototype fungsi. 

INPUT DAN OUTPUT 

Di ANSI C, operasi input dan output dilakukan dengan menggunakan 
fungsi-fungsi yang ada di header file stdio.h. contohnya untuk input dan 
output ke layer monitor digunakan perintah seperti printf, scanf, putch, dsb. 
Untuk input dan output ke file digunakan perintah seperti fread, fwrite, fputc, 
dsb. 
C++ mempunyai teknik input dan output yang baru, yaitu : 
menggunakan stream. Header file untuk input dan output stream adalah 
iostream.h dan beberapa file lain, seperti strstrea.h, fstream.h, dan 
constrea.h. 
Stream adalah suatu logika device (peralatan logika) yang 
menghasilkan dan menerima informasi atau suatu wadah yang digunakan 
untuk menampung keluaran dan menampung aliran data. Stream adalah 
nama umum untuk menampung aliran data (contoh : file, keyboard, mouse), 
maupun untuk keluaran (contoh : layer, printer). 
Dalam C++ input berarti membaca dari stream dan output berarti 
menulis ke stream. 
Bentuk Umum Output operator : 
Cout << ekspresi ; 
Bentuk umum Input operator : 
Cin >> variable ; 
Dalam C++, menggunakan escape sequences untuk 
merepresentasikan suatu karakter yang tidak terdapat dalam tradisional 
symbol. Beberapa diantaranya : 
\ n : linefeed / baris baru 
\ b : back space 
\ “ : petik ganda 
Contoh program versi ANSI C : 
# include 
Void main ( ) 

Int x ; 
Printf ( “Masukkan sebuah bilangan : \n” ) ; 
Scanf ( “ %d ”, &x ) ; 
Printf ( “Bilangan yang dimasukkan adalah %d\n “, x ) ; 

Contoh program versi C++ : 
# include 
Void main ( ) 

Int x ; 
Cout << “Masukkan sebuah bilangan : ” << endl ; 
Cin >> x ; 
cout << “Bilangan yang dimasukkan adalah “ << x << endl ; 

Contoh Program untuk input dan output : 
# include 
Main ( ) 

Int a ; 
Cout << “masukkan suatu bilangan :” ; 
Cin >> a ; 
Cout << “nilai tersebut ditambah 1 = ‘ << a+1 ; 
Return 0 ; 


//contoh fungsi tanpa nilai balik 
#include 
#include 
void tampil() 

for (int i=1;i<=10;i++) 

cout<<"contoh fungsi tanpa nilai balik\n"; 


void main() 

tampil(); 
getch(); 
}//fungsi tanpa nilai balik adalah fungsi tidak mengembalikan 
//nilai ke fungsi utama 



//contoh funsi mengembalikan nilai string 
#include 
#include 
char* cobakarakter() 

return"karakter yang akan kembali ke fungsi utama\n"; 

void main() 

cout<getch(); 
}//fungsi dengan nilai balik adalah fongsi untuk melakukan 
//suatu proses yang mengembalikan nilai ke fungsi utama 



//contoh fungsi mengembalikan nilai bilangan 
#include 
#include 
float kali() 

return (3.14*2); 

void main() 

cout<<"hasil : "<getch(); 



//contoh fungsi dengan parameter masukkan 
#include 
#include 
int tambah(int x){ 
int hasil; 
hasil=x+1; 
return hasil;} 
void main(){ 
int nilai,hasilku; 
cout<<"masukkan nilai : ";cin>>nilai; 
hasilku=tambah(nilai); 
cout<<"hasil penjumlahan : "<getch();} 



contoh input data dalam variabel array 

#include 
#include 
void main() 

int data[5],a; 
for (a=1;a<=5;a++) 

cout<<"input data ke"<>data[a]; 

clrscr(); 
for (a=1;a<=5;a++) 

cout<<"output data ke"<} 
getch(); 



contoh pencarian data 

#include 
#include 
void main() 

int data[5]; 
int ketemu,cari,i,j; 
for (i=0;i<5;i++) 

cout<<"input data ke"<>data[i]; 

cout<cout<<"masukan nilai yang mau di cari : ";cin>>cari; 
for(j=0;j<5;j++) 

if (data[j]==cari) 

ketemu=!ketemu; 
break; 


if (ketemu==1) 

cout<<"data di temukan berada di indeks ke :"<
else 
cout<<"data tidak di temukan"; 
getch(); 


//contoh fungsi dengan parameter masukkan 
#include 
#include 
int tambah(int x,int y) 

int hasil; 
hasil=x+y; 
return hasil;} 
int kurang(int x,int y) 

int hasil; 
hasil=x-y; 
return hasil; 

void main(){ 
int nilai,nilai1,hasilku; 
cout<<"masukkan nilai 1 : ";cin>>nilai; 
cout<<"maasukkan nilai 2 : ";cin>>nilai; 
hasilku=tambah(nilai,nilai1); 
cout<<"hasil penjumlahan : "<hasilku=kurang(nilai,nilai1); 
cout<<"hasil pengurangan : "<getch(); 



/*contoh fungsi untuk melewatkan parameter pass by value*/ 
#include 
#include 
void tukar(int x,int y) 

int z=x; 
x=y; 
y=z; 
cout<<"nilai yang berada dalam fungsi\n"; 
cout<<"nilai 1 : "<cout<<"nilai 2 : "<
void main() 

int bil1,bil2; 
cout<<"masukan nilai 1 : ";cin>>bil1; 
cout<<"masukan nilai 2 : ";cin>>bil2; 
cout<tukar(bil1,bil2); 
cout<<"hasil sesudah di tukar\n"; 
cout<<"hasil 1 : "<cout<<"hasil 2 : "<getch(); 

di relasikan 

/*contoh fungsi untuk melewatkan parameter pass by value*/ 
#include 
#include 
void tukar(int& x,int& y) 

int z=x; 
x=y; 
y=z; 
cout<<"nilai yang berada dalam fungsi\n"; 
cout<<"nilai 1 : "<cout<<"nilai 2 : "<
void main() 

int bil1,bil2; 
cout<<"masukan nilai 1 : ";cin>>bil1; 
cout<<"masukan nilai 2 : ";cin>>bil2; 
cout<tukar(bil1,bil2); 
cout<<"hasil sesudah di tukar\n"; 
cout<<"hasil 1 : "<cout<<"hasil 2 : "<getch(); 



STATEMENT WHILE 

#include 
#include 
void main() 

int a; 
a=1; 
while (a<=5) 

cout<<"belajar statement while\n"; 
a++; 

getch(); 




STATEMENT DO-WHILE 

(tetap mencari data meskipun statement'y tdk terpenuhi, 
akan tetap keluar hasil'y yaitu 1 statement) 

#include 
#include 
void main() 

int a; 
a=1; 
do 
while (a<=5) 

cout<<"belajar statement while\n"; 
a++; 

while (a<=5); 
getch(); 



STATEMENT FOR 

for (variabel=nilai awal;kondisi;variabel++) 

statement yang di ulang 



#include 
#include 
void main() 

int a; 
for (a=1;a<=10;a++) 

cout<<"belajar perulangan for\n"; 

getch(); 



STATEMENT FOR(PERULANGAN NAIK & TURUN) 

#include 
#include 
void main() 

int a,b; 
cout<<"perulangan menaik\n"; 
for (a=1;a<=10;a++) 

cout<

cout<<"perulangan mennurun\n"; 
for (b=10;b>=1;b--) 

cout<
getch(); 




BINTANG2 

#include 
#include 
void main() 

int a,b,bintang; 
cout<<"masukkan banyak bintang : ";cin>>bintang; 
for(a=1;a<=bintang;a++) 

for(b=1;b<=a;b++) 

cout<<" * "; 

cout<
getch(); 



#include 
#include 
void main() 

int a,b,bintang; 
cout<<"masukkan banyak bintang : ";cin>>bintang; 
for(a=1;a<=bintang;a++) 

for(b=1;b<=a;b++) 

cout<<"*"; 

cout<
for (a=bintang;a>=1;a--) 

for (b=1;b<=a;b++) 

cout<<"*" ; 

cout<
getch() 




PEMBELIAN 

#include 
#include 
void main() 

char nama[50][20]; 
int permen,bayar,pembeli,a; 
float total,kembali; 
cout<<"masukkan banyak pembeli permen : ";cin>>pembeli; 
for(a=1;a<=pembeli;a++) 

cout<<"------------------------------------------------------\n"; 
cout<<"masukkan nama pembeli : ";cin>>nama[a]; 
cout<<"masukkan banyak permen : ";cin>>permen; 
cout<<"masukkan uang bayar : ";cin>>bayar; 
total=permen*100; 
kembali=bayar-total; 
cout<<"total bayar : ";cout<cout<<"uang kembali : ";cout<cout<<"------------------------------------------------------\n"; 
cout<
getch(); 



//strcpy(untuk mengcopy kata) 
#include 
#include 
void main() 

char kata1[50],kata2[50]; 
cout<<"masukkan kata : ";cin.getline(kata1,sizeof(kata1)); 
strcpy(kata2,kata1); 
cout<<"kata 1 : "<cout<<"kata 2 : "<getch(); 



//strcat(untuk menggabungkan kata) 
#include 
#include 
void main() 

char kata1[50],kata2[50]; 
cout<<"masukkan kata 1: ";cin.getline(kata1,sizeof(kata1)); 
cout<<"masukkan kata 2: ";cin.getline(kata2,sizeof(kata2)); 
strcat(kata1,kata2); 
cout<<"kata 1 : "<cout<<"kata 2 : "<getch(); 




//strupr(merubah huruf kecil ke besar) 
#include 
#include 
void main() 

char kata1[50]; 
cout<<"masukkan kata 1 : ";cin.getline(kata1,sizeof(kata1)); 
strupr(kata1); 
cout<<"kata 1 : "<getch(); 



//strlwr(merubah huruf besar ke kecil) 
#include 
#include 
void main() 

char kata1[50]; 
cout<<"masukkan kata 1 : ";cin.getline(kata1,sizeof(kata1)); 
strlwr(kata1); 
cout<<"kata 1 : "<getch(); 



//contoh operasi file 
#include 
#include 
#include 
void main() 

ofstream cobaah; 
cobaah.open("D:/namafile.txt"); 
cobaah<<"belajar operasi file"; 
cobaah<cobaah<<"cari di drive anda"; 
cobaah.close(); 



(D-->letak file disimpan,lalu di run,hasil run tdk muncul.kmd buka folder 
D cari notepad dg nama"namafile.txt" lalu buka.hasil ada pd notepad sesuai 
yg qt tulis pd program(pd program tsb:"belajar operasi file,cari di drive anda") 


//contoh menambahkalimat di file.txt 

#include 
#include 
#include 
void main() 

ofstream cobaah; 
cobaah.open("D:/namafile.txt",ios::app); 
cobaah<cobaah<<"nama kamu siapa ???"; 
cobaah.close(); 



//contoh fungsi tanpa nilai balik 
#include 
#include 
void tampil() 

for (int i=1;i<=10;i++) 

cout<<"contoh fungsi tanpa nilai balik\n"; 


void main() 

tampil(); 
getch(); 
}//fungsi tanpa nilai balik adalah fungsi tidak mengembalikan 
//nilai ke fungsi utama 


//contoh funsi mengembalikan nilai string 
#include 
#include 
char* cobakarakter() 

return"karakter yang akan kembali ke fungsi utama\n"; 

void main() 

cout<getch(); 
}//fungsi dengan nilai balik adalah fongsi untuk melakukan 
//suatu proses yang mengembalikan nilai ke fungsi utama 


//contoh fungsi mengembalikan nilai bilangan 
#include 
#include 
float kali() 

return (3.14*2); 

void main() 

cout<<"hasil : "<getch(); 



//contoh fungsi dengan parameter masukkan 
#include 
#include 
int tambah(int x){ 
int hasil; 
hasil=x+1; 
return hasil;} 
void main(){ 
int nilai,hasilku; 
cout<<"masukkan nilai : ";cin>>nilai; 
hasilku=tambah(nilai); 
cout<<"hasil penjumlahan : "<getch();} 



contoh pencarian data tertinggi dan terendah 

#include 
#include 
void main() 

int data[5]; 
int tertinggi,terendah,i,j; 
for (i=0;i<5;i++) 

cout<<"input data ke"<>data[i]; 

cout<tertinggi=data[0]; 
terendah=data[0]; 
for(j=0;j<5;j++) 

if (data[j]>tertinggi) 

tertinggi=data[j]; 

if (data[j]
terendah=data[j]; 


cout<<"data tertinggi adalah :"<cout<<"data terendah adalah :"<getch(); 



contoh penjumlahan matriks 

#include 
#include 
void main() 

typedef int matriks[2] [2]; 
matriks a,b,c; 
int i,j; 
cout <<"input matriks A :\n"; 
for (i=0;i<2;i++) 

for (j=0;j<2;j++) 

cout<<"A["<>a[i][j]; 


cout<cout <<"input matriks B :\n"; 
for (i=0;i<2;i++) 

for (j=0;j<2;j++) 

cout<<"B["<>b[i][j]; 


//funsi penjumlahan matriks a + matriks b 
for (i=0;i<2;i++) 

for (j=0;j<2;j++) 

c[i][j]=a[i][j]+b[i][j]; 


cout<cout<<"hasil penjumlahan matriks\n"; 
for (i=0;i<2;i++) 

for (j=0;j<2;j++) 

cout<
cout<
getch(); 



PERULANGAN FOR 

0 1 
1 2 
2 4 
3 8 
4 16 

#include 
#include 
void main() 

int x; 
int y=1; 
for (x=0;x<5;x++) 

cout<y=y*2; 

getch(); 




//contoh membuat file header sendiri 
#define mulai() main() 
#define buka{ 
#define tutup} 
#define tampil cprintf 
#define tampilkan cout 
#define input cin 
#define warna textcolor 
#define tahan getch() 

ket:file di simpan dg file name "coba.h" 
jk di run tdk muncul hasil krn hasil akan muncul pd 
running program ke-2 di bawah ini. 


//contoh program menggunakan file header diatas 
#include 
#include 
#include "coba.h" 
mulai() 
buka 
int a,b,c; 
warna(10); 
tampil("ini adalah program menggunakan file header sendiri"); 
tampilkan<tampilkan<<'input nilai 1: ";input>>a; 
tampilkan<<"input nilai 1: ";input>>b; 
c=a+b; 
tampilkan<<"hasil : "<tahan; 
tutup 



Sumber : http://tantysweety.blogspot.co.id/2010/05/pengenalan-c.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar